Inilah 101 Efek Samping Kopi yang Negatif Perlu Diwaspadai

Herbalogi.com — EFEK SAMPING KOPI – Seperti yang telah kita ketahui bersama, kopi merupakan salah satu minuman yang sangat populer di seluruh dunia.

Banyak dari kita mengonsumsi kopi sesaat setelah bangun tidur, sebelum memulai aktivitas, ataupun ketika pulang dari bekerja sore harinya. Kafein pada kopi dianggap mampu menambah tenaga.

Karena alasan yang sama, banyak orang mengonsumsi kopi agar tidak mengantuk ketika bekerja lembur atau sedang begadang di malam hari.

Para penikmat kopi terkadang tidak memiliki gangguan kesehatan apapun.

Sayangnya, kebiasaan ini bisa saja membuat orang merasa kecanduan yang berujung pada bahaya kesehatan.

Tanpa meminum kopi sehari saja, seseorang bisa mengalami perasaan gelisah.

Di sisi lain, efek negatif dari konsumsi kopi yang berlebih dalam jangka panjang akan menyebabkan gangguan kesehatan.

Sebenarnya, mengonsumsi kopi sesekali saja tidak masalah. Bahkan asa beberapa penelitian yang mengungkap bahwa kandungan pada kopi justru bermanfaat untuk meningkatkan ketajaman indra.

Terdapat juga manfaat kopi yang berkaitan dengan pencegahan penyakit batu ginjal, penyakit liver, serta Parkinson.

Akan tetapi, manfaat ini juga diikuti oleh beberapa jenis penyakit berbahaya.

Beberapa orang yang mengonsumsi kopi dalam jumlah banyak setiap harinya memiliki kecenderungan untuk memiliki risiko seperti penyakit jantung, kolesterol tinggi, bahkan osteoporosis.

Dari penjelasan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa kopi memiliki beberapa manfaat, terutama apabila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah yang lebih dari seharusnya, maka beberapa penyakit berbahaya perlu diwaspadai.

Kopi yang sering dijual di kafe biasanya terbuat dari biji berkualitas. Kopi tersebut dihaluskan menjadi butiran yang sangat halus untuk kemudian diseduh dengan air panas.

Kopi yang dihasilkan dari proses ini memiliki rasa yang nikmat. Tidak hanya itu, ternyata kandungan antioksidan pada kopi semacam ini juga tergolong banyak.

Seperti yang telah kita ketahui, antioksidan sangat baik bagi kesehatan. Sayangnya, tidak semua kopi yang kita konsumsi sehari-hari memiliki kualitas sebaik itu.

Beberapa orang yang sudah kecanduan membuat minuman ini dari kopi siap saji atau kopi dari mesin pembuatnya.

Berikut ini adalah beberapa efek negatif kopi yang perlu diwaspadai.

Kopi Mengakibatkan Gangguan Sistem Pencernaan

Minum Kopi Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Beberapa orang memiliki kebiasaan buruk mengonsumsi kopi di pagi hari.

Faktanya, kebiasaan ini dapat menstimulasi sistem pencernaan untuk memproduksi asam hidroklorik atau yang biasa disebut dengan HCl.

Padahal, HCl sendiri merupakan zat asam yang diperlukan untuk mencerna makanan. Produksi HCl berlebih ini digunakan untuk mencerna kopi yang diminum sebelumnya.

Ketika saatnya kita makan, maka lambung tidak lagi memiliki HCl yang cukup.

Karena lambung memiliki kesulitan dalam memproduksi HCl yang seharusnya digunakan untuk mencerna makanan tersebut, maka sebagian dari makanan yang kita konsumsi tidak tercerna dengan baik oleh lambung.

Proses pencernaan yang tidak berlangsung dengan baik ini tentunya berbahaya untuk kesehatan sistem pencernaan.

Salah satu jenis nutrisi yang dicerna dalam lambung adalah protein. Makanan yang mengandung protein dalam jumlah banyak idealnya dicerna dengan menggunakan senyawa HCl.

Ketika jumlah HCl ini tidak memadai untuk digunakan dalam mencerna protein, maka protein bersama dengan nutrisi lain akan melanjutkan perjalanan ke usus sebelum diuraikan melalui proses pencernaan secara sempurna.

Ketika protein masuk ke dalam usus dalam kondisi belum tercerna sepenuhnya, maka hal ini dapat mengakibatkan usus mengalami kesulitan dalam melakukan penyerapan. Peristiwa ini memicu berbagai penyakit.

Salah satu penyakit berbahaya yang sering diakibatkan oleh proses ini adalah kanker usus.

Kopi Menyebabkan Penyakit Lambung dan Usus

Kopi Menyebabkan Penyakit Lambung dan Usus

Kopi mengandung berbagai jenis zat asam.

BACA JUGA :  Cara Membuat Tonik Liver dari Jus Apel, Bit, Wortel, Jeruk Nipis dan Jahe

Keberadaan zat asam yang terakumulasi dalam jumlah banyak inilah yang mengancam kesehatan lambung.

Kandungan asam pada kopi berpotensi untuk menyebabkan iritasi pada lambung.

Iritasi ini adalah salah satu penyebab penyakit radang perut serta maag.

Oleh karena itu, orang yang menderita penyakit maag sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi kopi karena dapat memperparah keadaan lambung.

Penyakit maag sebenarnya disebabkan oleh bakteri bernama Helicobacter pylori.

Bakteri tersebut menyerang lapisan lambung. Zat asam pada kopi membuat lapisan dalam lambung ini menjadi iritasi.

Akibatnya, Helicobacter pylori dapat menyerang lapisan lambung dengan lebih mudah.

Selain lambung, kandungan zat asam kopi juga berbahaya untuk kesehatan usus. Zat tersebut memiliki kemampuan untuk mengikis lapisan dalam usus seperti halnya pada lambung.

Lapisan dalam usus yang terkikis dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti keram dan kejang usus.

Penyakit lain seperti diare dan konstipasi juga sering dihubungkan dengan zat asam pada kopi.

Dengan maraknya konsumsi kopi, semakin banyak pula orang yang didiagnosa menderita gangguan usus berbahaya.

Kopi Menyebabkan Panas Dalam

Kopi Menyebabkan Panas Dalam

Setelah mengonsumsi kopi, terkadang bagian dalam perut menjadi terasa panas. Peristiwa ini juga merupakan efek buruk dari konsumsi kopi. Gangguan ini berhubungan dengan sfingter esofagus.

Sfingter dikendalikan oleh sekumpulan otot.

Otot-otot tersebut memiliki tugas untuk menjaga agar sfingter esofagus tetap dalam keadaan tertutup.

Sfingter hanya akan membuka ketika ada makanan yang masuk ke dalam lambung.

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa HCl dan enzim lain pada lambung tidak mengalir keluar.

Ketika zat tersebut keluar dari lambung dan melakukan kontak dengan bagian lain pada perut, maka akan terasa sensasi panas.

Peristiwa ini sering terjadi beberapa saat setelah kita meminum kopi.

Sayangnya, kafein yang terkandung pada kopi membuat otot yang mengendalikan sfingter esofagus menjadi kendur. Hal ini menyebabkan sfingter esofagus terbuka.

HCl dan enzim yang keluar melalui sfingter menyebabkan rasa panas dalam tersebut. Kondisi ini biasanya terjadi ketika bersendawa.

HCl dan enzim keluar melalui sfingter esofagus karena ada dorongan dari dalam.

Diperlukan waktu bagi kafein untuk membuat otot yang mengendalikan sfingter esofagus menjadi kendur.

Oleh karena itu, orang yang mengonsumsi kopi dalam jumlah yang banyak tidak serta merta mengalami rasa panas tersebut begitu saja.

Bagi orang yang mengalami gejala ini, sangat disarankan untuk tidak merebahkan diri.

Hal itu justru akan mempermudah HCl dan enzim pada lambung untuk mengalir kembali. Usahakan badan dalam keadaan duduk dengan tegak.

Kopi Menyebabkan Gangguan Buang Air Besar

Kopi Menyebabkan Gangguan Buang Air Besar

Dapat buang air besar secara rutin merupakan indikasi bahwa tubuh dalam kondisi sehat.

Terlalu sering atau terlalu jarang buang air besar bisa jadi merupakan gangguan pencernaan yang perlu diwaspadai.

Kopi ternyata juga dapat digunakan sebagai pencuci perut atau pencahar. Dalam fungsinya sebagai pencahar, kopi dapat membantu mengosongkan lambung dan membuat kita ke belakang lebih sering dari biasanya.

Sekilas memang tidak ada yang salah mengenai hal ini. Akan tetapi, proses ini memberikan efek yang tidak baik bagi kesehatan.

Sebenarnya, bagaimanakah kopi dapat melakukan hal tersebut dan mengapa hal ini menjadi tidak baik untuk kesehatan?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kopi tidak hanya menstimulasi peristalsis namun juga membantu mengosongkan lambung.

Makanan yang sedang dicerna lambung bersamaan dengan segala jenis enzim yang berada dalam lambung ikut dikosongkan.

Karena proses ini berlangsung secara cepat, maka terkadang makanan yang masuk ke dalam lambung belum diuraikan sepenuhnya.

Ketika makanan ini memasuki usus, usus mengalami kerepotan dalam menyerap nutrisi dari makanan. Hal ini dikarenakan makanan seharusnya sudah dalam keadaan tercerna sepenuhnya ketika memasuki usus.

Kondisi ini diperparah dengan iritasi dan peradangan pada saluran lambung. Bukan hanya kafein saja yang bertanggung jawab atas kejadian ini, karena kopi rendah kafein juga memiliki efek serupa.

BACA JUGA :  4 Vitamin yang Terkandung Dalam Kedelai

Kopi Menyebabkan Gangguan Penyerapan Mineral

Kopi Menyebabkan Gangguan Penyerapan Mineral

Hanya ada sedikit kandungan mineral yang terdapat pada kopi. Dengan demikian, orang yang sering mengonsumsi kopi biasanya cenderung kekurangan mineral.

Hal ini sangat disayangkan mengingat mineral merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Beberapa penikmat kopi sering mengakali hal tersebut dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung mineral dalam jumlah yang tinggi.

Sayangnya, kopi juga mempengaruhi daya serap pada lambung.

Dengan demikian, seberapa pun banyaknya jumlah suplemen yang dikonsumsi, tidak akan dapat memberikan efek yang maksimal. Hal yang sama juga terjadi pada ginjal.

Ginjal tidak mampu lagi memproses mineral yang berguna bagi tubuh. Hal ini tentu mempengaruhi proses metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Mineral sendiri memiliki peranan yang penting bagi tubuh, terutama untuk menjaga agar proses buang air besar dapat berlangsung secara teratur. Salah satu jenis mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh adalah magnesium.

Meskipun mineral ini sangat penting untuk sistem pencernaan, akan tetapi sebagian besar orang tidak mendapatkan asupan magnesium dalam jumlah yang cukup.

Karena proses penyerapan mineral tidak dapat berlangsung dengan baik, maka salah satu metode pengobatan yang digunakan adalah dengan memanfaatkan transdermal magnesium oil.

Pengobatan dengan menggunakan metode ini lebih efektif untuk menangani masalah kekurangan mineral dibandingkan dengan konsumsi suplemen secara oral.

Kopi Menyebabkan Potensi Kanker

Kopi Menyebabkan Potensi Kanker

Sebelum digiling halus dan diseduh, kopi harus melalui proses pemanggangan.

Proses ini dilakukan dalam suhu yang tinggi untuk memastikan bahwa kopi yang akan diseduh nanti sudah benar-benar kering sepenuhnya dan terbebas dari kandungan air.

Sayangnya, proses ini membantu terbentuknya zat bernama acrylamide. Acrylamide tergolong sebagai zat karsinogen yang dapat menyebabkan terjadinya kanker.

Peluang seseorang untuk mengalami kanker menjadi semakin tinggi seiring dengan banyaknya jumlah zat acrylamide yang terkandung dalam kopi tersebut.

Menyeduh kopi dari biji kopi yang tidak dipanggang secara sempurna tentunya akan menghasilkan kopi dengan rasa yang tidak enak. Di sisi lain, pemanggangan kopi dengan suhu tinggi dapat berpotensi menyebabkan kanker.

Oleh karena itu, ada baiknya kita tidak mengonsumsi terlalu banyak kopi.

Kopi Menyebabkan Gangguan Hormonal

Kopi Menyebabkan Gangguan Hormonal

Kopi memang minuman yang dikenal karena kemampuannya untuk membangkitkan energi.

Kopi melakukan hal tersebut dengan cara membantu tubuh untuk melepaskan hormon epinephrine, norepinephrine, serta kortisol.

Hormon tersebut memiliki fungsi untuk meningkatkan tekanan darah serta detak jantung. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi kopi justru akan membuat tubuh menjadi kesulitan untuk beristirahat.

Dalam kondisi tertentu, kopi sering dimanfaatkan untuk membantu peminumnya begadang dan menyelesaikan pekerjaannya.

Akan tetapi, dalam jangka panjang, proses ini juga menyebabkan gangguan pada neurotransmitter yang bertanggung jawab dalam mengendalikan mood.

Gangguan hormonal yang terjadi karena konsumsi kopi berlebih juga dapat mempengaruhi sistem pencernaan. Kopi dapat membawa dampak negatif pada hormon dan sistem pencernaan.

Sebagai pencinta kopi, tentunya banyak yang tidak suka mendengar tentang efek negatif yang ditimbulkan oleh minuman ini.

Kopi memang memiliki cita rasa khas yang tidak dimiliki oleh berbagai jenis minuman lain.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri juga bahwa kopi memiliki efek negatif yang juga tidak dimiliki oleh berbagai jenis minuman lainnya.

Untuk mencegah terjadinya efek berbahaya di atas, ada dua cara yang dapat ditempuh.

  1. Pertama adalah dengan mengurangi konsumsi kopi. Minumlah dengan porsi yang wajar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  2. Selain itu, kita juga dapat mengganti kopi dengan minuman lain yang lebih menyehatkan.

Demikian beberapa dampak negatif minum kopi berlebihan yang berakibat buruk pada kesehatan. Semoga bermanfaat.***

Info herbal ini yang kamu cari : efek samping kafein kopi bagi pencernaan, efek samping kopi, efek samping kopi xamslimer, kafein dalam kopi bertanggung jawab pada efek samping
Click Here to Leave a Comment Below 0 comments

Leave a Reply: