Ini 5 Kebohongan Manfaat Susu, Wajib Anda Ketahui!!!

Kebohongan Manfaat Susu yang Harus Diketahui – Berikut ini adalah penjelasan dr. Tan Shot Yen tentang Kebohongan Manfaat Susu yang belum diketahui masyarakat awam. Apa benar susu sapi baik untuk kesehatan, benarkah susu sapi baik untuk tulang? Atau malah sebaliknya. Bahkan itu hanya sekedar bualan belaka, sebagai copywriting sebuah iklan produk susu? Mari kita simak ulasan berikut ini…

Dear dr Tan, saya senang sekali membaca rubrik yang Dokter asuh. Jawaban dokter dari setiap pertanyaan sangat tegas, lugas dan cerdas.

Saya pernah dengar seminar dari salah seorang ahli gizi manusia harus mengonsumsi susu sejak lahir hingga menutup mata (meninggal) sedangkan menurut dokter Tan manusia hanya mengonsumsi susu sejak 0-2 tahun saja itupun hanya ASI.

Saya yang orang awam ini jadi bingung Dok. Anak saya sudah berumur 3 tahun, apakah anak saya masih perlu mengonsumsi susu?

Saya harap Dokter berkenan untuk menjawabnya.
Veni, Bekasi
——————————————
Jawaban :
dr. Tan Shot Yen:

Hai Veni,Jika anda mengikuti rubrik saya sungguh-sungguh dan MEMBACA SEMUA INFORMASI BERMANFAAT melalui jalur internet dengan situs-situs yang dapat dipertanggungjawabkan sebagaimana pernah saya kutipkan sebelumnya, tentu anda tidak akan bingung.

Anda akan terbiasa bertanya,”Mengapa?” dan “Mengapa?” lagi dan selanjutnya menjadi kritis dengan jawaban yang diberikan sebelum ‘menelan’ mentah-mentah jawaban dari siapa pun, pakar di bidang apa pun.

Letak permasalahannya bukan pada perdebatan atau siapa yang salah dan siapa yang benar. Jika pendapat pakar (yang bisa salah bisa benar) saja yang dijadikan pegangan, maka kepentingannya terletak justru pada si pakar tersebut – dan apa/siapa yang dibelanya, ada unsur kepentingan apa di balik opini-opininya, pihak mana yang mendukungnya untuk menyuarakan pendapatnya itu.

Begitu pula dengan menghadapi semua paparan saya. Karena itu saya selalu sertakan bacaan atau sumber informasi lain sebagai pembanding, jika pembaca membutuhkannya untuk memperluas pandangan serta menilai. Sehingga pada akhirnya kita sama-sama paham, siapa yang diuntungkan atau sebenarnya masyarakat diperlakukan sebagai tujuan atau sekadar dijadikan sarana diam-diam demi kepentingan yang sesungguhnya BUKAN untuk setinggi-tingginya kesehatan manusia.

Karena itu, ilmu kesehatan sangat tidak mungkin berdiri sendiri. Kita perlu merujuk pada antropologi, sejarah pola hidup dan pola makan manusia, sejarah kepentingan teknologi industri pangan maupun kesehatan, dan kembali lagi : apakah cocok untuk kesejahteraan manusia yang optimal lahir-batin-mental-spiritual?

Saya tidak pernah paham dengan alasan mengapa manusia harus mengonsumsi susu selama usia pertumbuhan yang bukan dari ASI, apalagi sepanjang hayat – seakan-akan bahasanya seperti yang sering dipakai di kalangan pergaulan anak gadis saya: “Nggak cocok? Paksain ajaaaaaaa!!”

  • 1. Kita perlu belajar dari hewan menyusui. Bahwa susu hanya cocok sebagai “makanan antara”, ketika bayinya belum sanggup mengunyah dan mencerna.

    Begitu bisa tegak, berjalan, mencari makan dan mampu mengunyah makanan padat, maka SUSU BUKAN LAGI KONSUMSI ALAMIAHNYA. Saya tidak menyamakan manusia dengan hewan menyusui, tapi kita perlu belajar dari alam, fakta dan menyadari berbagai unsur permainan “kepentingan yang lain” di balik jargon kesehatan yang hanya dipakai untuk nilai jual.

    Faktanya, enzim pencernaan manusia untuk mencerna susu juga sudah mulai menyusut pada usia 2-3 tahun.

    Berbarengan dengan itu, gigi manusia pun SUDAH KOMPLIT di usia 2 tahun. Aha! Cocok, bukan? Lepas dari susu, kunyah makanan padatnya!

  • 2. Alam tidak menyediakan susu apa pun selain ASI untuk konsumsi manusia.

    Susu sapi hanya untuk generasi penerus sapi. Susunannya pun sama sekali tidak cocok untuk manusia.

    Sekali lagi, komposisi susu sapi hanya untuk membuat anak-anak sapi gemuk, bertulang besar, tidak perlu pandai apalagi menikmati umur panjang.

    Susu sapi alami sama sekali tidak cocok untuk manusia. Karena “dipaksakan” supaya cocok, maka agar tidak mengandung bakteri, manusia melakukan sterilisasi susu antara lain dengan pasteurisasi – efek sampingnya? semua zat gizi susu rusak total (karena itu setelah proses sterilisasi perlu diimbuhkan berbagai zat dari luar supaya kelihatan “bergizi”-proses pasca sterilisasi inilah membuat heboh ‘menyusup’nya bakteri beberapa waktu yang lalu).

    Begitu pula agar kolesterol susu sapi yang tinggi tidak membuat manusia kegemukan dan naik kolesterolnya, ditemukanlah teknik yang membuat susu sapi mendapat istilah ‘skim’, karena minyaknya ditarik/diambil – efek sampingnya? manusia tetap gemuk.

    Karena bukan melulu kolesterol yang bermasalah, tapi GULA SUSU (Laktosa) dan KEASAMANNYA yang membuat tulang justru semakin keropos.

    Supaya “cocok” juga untuk kebutuhan kecerdasan anak manusia, maka pemaksaannya adalah lewat jalur teknologi.

    Susu sapi yang miskin gizi itu ditambahkan zat-zat/asam amino yang diduga sebagai bagian dari kebutuhan perkembangan saraf dan otak.

    Padahal, kecerdasan LEBIH DARI SEKADAR ASAM AMINO atau zat yang diimbuhkan tersebut. Kecerdasan anak berkaitan sangat erat dengan IMD (Inisiasi Menyusu Dini) saat anak mengintegrasikan KECERDASAN PERTAMANYA secara instinktual untuk merayap menemukan puting susu ibu selepas dilahirkan sekaligus gerakan merayap tersebut menyelesaikan dan mengintegrasikan refleks-refleks primitifnya!

    Kecerdasan terletak pada antibodi prima MANUSIA yang alami, yang hanya terdapat dalam ASI hingga usia 2 tahun saja.

    Kecerdasan juga berhubungan dengan pematangan “sambungan-sambungan sistem syaraf” dari 3 susunan otak manusia (reptilian brain yang primitif: hanya mengurus sistem pertahanan diri/survival, mamalian brain yang berfungsi mengenali cinta, rasa aman, peduli, kekeluargaan dan neo-mamalian brain yang baru setelah usia 6 tahun mengenal istilah cara pikir ‘rasional’.

    Kecerdasan manusia bukan melulu tentang pandai berhitung dan berbahasa asing, tapi cerdas secara emosional, spiritual. Sehingga yang membuat manusia maju dan makmur bukan hanya mereka yang ber IQ (Intelligence Quotient) tinggi, tapi juga ber EQ (Emotional Quotient) tinggi sehingga mampu menjalin relasi, serta ber SQ (Spiritual Quotient) membanggakan- sehingga mampu bersyukur, berhubungan mesra dengan Penciptanya.

    Mana ada anak sapi bisa begini?

  • 3. Jika argumen bahwa susu diasup sebagai sumber kalsium (yang dipercaya menguatkan tulang), maka perlu ditegaskan kembali :

    APAKAH HANYA SUSU SATU-SATUNYA SUMBER KALSIUM?

    Saya mencurigai ‘nasehat-nasehat’ yang menganjurkan orang minum susu akhirnya sebatas karena penelitian yang sangat sepihak, sangat kadaluwarsa bahkan, dan celakanya : karena ‘kepercayaan’ seri nutrisi jaman penjajahan Belanda yang masih berurat akar.

    Tulang pun menjadi kuat BUKAN SEMATA-MATA HANYA KARENA KALSIUM. Melainkan kita perlu mengasup Magnesium, Seng (Zinc), Boron, Mangaan, Provitamin D-3, dll.

    Nenek moyang kita sebelum mengenal pabrik susu tidak pernah menderita patah tulang akibat keropos sebelum waktunya. mengapa? sekali lagi, mereka mengonsumsi makanan ALAM yang DIKUNYAH, yang juga memperkuat tulang selepas susu ibu di atas 2 tahun!

    Saya pernah menulis di tabloid ini pula, bahwa mengonsumsi 1 cangkir selada bokor (iceberg lettuce) memberikan kekuatan tulang yang di hari tua, mencegah terjadinya patah tulang panggul! (telah dirisetkan oleh para ahli dari Harvard University, Amerika Serikat yang melibatkan 72.000 wanita).

    Kalsium pada susu yang bukan ASI sekali lagi saya tegaskan, TIDAK DIKENAL oleh tubuh manusia. Oleh karenanya bersifat “Non-bio-available”- jadi, bukannya membuat tulang lebih kuat, malah kalsium akan ‘nyasar’ ke tempat yang salah… dan tempat yang paling sering menjadi sasaran pendaratan kalsium adalah.. dinding pembuluh darah!

    Bukannya mendapatkan manfaat positif dari susu, malah mendapat bonus penyakit yang sangat tidak menyenangkan: penebalan dinding pembuluh darah dan segala akibatnya (sebagaimana telah dipaparkan dalam salah satu jurnal kedokteran anak oleh Dr. Frank Oski, Upstate Medical Center Department of Pediatrics, USA). Orang Amerika dan Eropa Utara mengonsumsi 800 mg – 1200 mg kalsium sehari, tapi tetap saja mereka lebih menderita osteoporosis/keropos tulang daripada orang Asia dan Afrika yang mengonsumsi 300 mg – 500 mg kalsium per hari.

    Mengapa? daging merah, gula, tepung dan bahan makanan berupa bumbu non-alam menyebabkan keasaman darah meningkat.

    Untuk menetralisirnya, tubuh mengambil kalsium (yang bersifat alkalis) dari tulang. Sehingga masalah osteoporosis bukanlah bahwa seseorang itu tidak cukup memakan kalsium.

    Masalahnya adalah mereka kehilangan kalsium. Dengan demikian, mengasup lebih banyak kalsium ke dalam tubuh bukanlah jawabannya, karena Anda bisa kehilangan lebih banyak daripada yang Anda asup (misalnya dengan tetap memakan daging merah, gula, terigu, beras, berbagai saus dan kecap produksi pabrik, dll).

    Apabila ekstra kalsium yang dikonsumsi berasal dari makanan yang mengandung protein tinggi seperti susu, keju dan es krim, keadaan menjadi lebih buruk karena makanan ini adalah pembentuk asam yang sangat tinggi. Tubuh semakin kehilangan kalsium.

  • 4. Dari hasil konvensi dunia (World Breastfeeding Week, 1-7 Agustus 2006), Elisabeth Sterken, BSc.MSc Nutritionist INFACT Canada/North America menuliskan bahwa susu bukan ASI menyebabkan: meningkatnya risiko asma, alergi, penurunan perkembangan kecerdasan, peningkatan risiko infeksi saluran napas atas, kekurangan nutrisi yang tidak didapatkan dalam susu non ASI, risiko kanker masa anak, risiko penyakit kronik, risiko diabetes, risiko penyakit kardiovaskuler, risiko kegemukan, risiko infeksi pencernaan, risiko radang telinga, risiko semua efek samping akibat PENAMBAHAN ZAT YANG TIDAK SEMESTINYA DALAM SUSU BUBUK/CAIR (sudah terbukti mulai bakteri hingga melamin, bukan? tunggu saja ‘seri berikutnya’)

    Anda belum mengikuti pelatihan saya mengenai “teknik membaca label makanan produksi pabrik”, bukan? Naaaaaahh!! ada baiknya anda mulai membalik kemasan susu anak anda. Banyak istilah “ajaib” yang membuat anda mengerenyitkan dahi.

    Semua susu sudah mengandung laktosa/gula susu, seperti saya sebut di atas. Namun supaya “betah” di lidah anak yang doyan manis “tingkat tinggi” (yang penting doyan, kan?

    Mana ada pabrik mau peduli dengan masalah kelebihan karbohidrat buruk!) tetap diimbuhi “sukrosa” (gula rantai panjang!) atau “corn syrup” (gula ‘pembunuh’ nomor satu di Amerika Serikat), belum lagi “perisa” (Apakah anda paham betul istilah ini? Nama lainnya adalah rasa SINTETIS!), dan susunya pun berasal dari “skimmed, powdered, milk”.

    Bahkan susu cair pun melalui proses skim dahulu. Anda perlu pun bisa terheran-heran, mengapa susu yang sudah cair perlu dijadikan bubuk, lalu dibuat ‘cair’ lagi.

    30-40 tahun yang lalu (ketika anak Indonesia mentah-mentah menolak susu karena tidak doyan bau susu dan harus ‘dipaksa’ minum), label komposisi susu bubuk cukup tertulis: WHOLE MILK. Titik.

    Risiko whole milk pun membuat manusia terpaksa seperti sapi sungguhan: gemuk, bodoh, lamban, berusia pendek).

    Semestinya para pakar yang memang mau menyuarakan tentang susu, sebelumnya perlu mengikuti konvensi dunia serupa ini yang memang diselenggarakan bagi para pakar, pengayom kesehatan dan informasi yang terbaru bagi masyarakatnya.

    Konvensi ilmiah yang berkualitas tinggi dan kredibel tentu diselenggarakan tanpa sponsor pabrik teknologi pangan atau farmasi yang mempunyai kepentingan di dalamnya!

  • 5. Sebagai tambahan, salah satu pilihan : anda bisa membuka situs Dr. Mercola, http://www.mercola.com, ketik “milk” (atau topik apa pun yang anda ingin ketahui) di kolom mesin pencari artikelnya. Anda akan berkelana ke ‘dunia baru’ dan membaca berbagai hal yang telah diperjuangkan banyak orang saat ini, sementara negara kita masih menjadi ‘keranjang pembuangan’ berbagai produk yang sudah tidak lagi diterima masyarakat dari mana produk itu berasal.

Saya sangat menyesali kepercayaan dan mitos akan susu ini merasuk di benak ibu-ibu yang hidup dengan ekonomi pas-pas-an, sehingga ada faham ‘asal anak sudah minum susu, rasanya aman!’ – padahal gizi anak membutuhkan lebih.

Anak bergigi membutuhkan makanan untuk dikunyah, dengan sumber karbohidrat-protein-dan lemak yang jauh lebih tinggi tingkatannya.

Bukan susu yang berasal dari sapi dengan pakan buatan manusia bernama MBM/Meat-Bone-Meal yang menyebabkan sapi membentuk protein asing bernama Prion sebagai cikal bakal sapi gila/madcow (Lihat Nyata edisi II Agustus 08, edisi IV Mei 08)

Anak-anak kita bertulang dan bergigi kuat hingga akhir hayatnya karena gaya hidup sehat, bukan minum susu segelas tiap malam sambil terpana di depan televisi atau game komputer, yang lincah hanya kedua jempol tangan kanan-kirinya.

Gaya hidup sehat mengandalkan makanan alam lepas campur tangan industri, tubuh bergerak keseluruhan bermain petak umpet, lompat tali atau layang-layang.

Sumber : Rubrik dr. Tan Shot Yen di tabloid Nyata.

Tolong ditanggapi dengan bijak dan kepala dingin. Yang di bahas lebih menitik beratkan kepada susu buatan pabrik. Ambil sisi positifnya, tinggalkan bagian negatif. Salam Herbalogi.

Tags : manfaat susu, manfaat minum susu, manfaat susu ovaltine, dr tan shot yen tentang susu, susu manusia, manfaat susu murni, manfaat susu sapi, manfaat susu sapi murni, manfaat susu UHT, manfaat susu indomilk
BACA JUGA :  Bahan Makanan Yang Dapat Mencegah Maag
Click Here to Leave a Comment Below 77 comments
Amien Shan - a couple of years ago

benar-benar info yang sangat bermanfaat. Banyak sekali masyarakat yang tak mengetahuinya… Hal ini mungkin akan menuai kontroversi, tapi berbagai alasan disampaikan sangat kuat. Sehingga memberikan pemahaman batu terutama bagi saya, yang sedang memiliki anak yang baru akan beranjak berusia dua tahun. Semoga penjelasan di atas bisa membuka wacana baru bagi banyak orang lain…

Reply
Japto Suteja - a couple of years ago

Good information… susah saatnya bangsa kita INDONESIA diperbaharui cara berpikirnya…. dengan menyodorkan ilmu pengetahuan yang hakiki kekebenaran dan manfaatnya … Indonesia Bangkit… hidup sehat penduduknya secara alami…. memiliki kecerdasan jasmani dan rohani…

Reply
    Senopati - 9 months ago

    Mulai skrg, tinggalkan susu pabrik!!!
    Anak2 yg sy tau sehat,saya tanya ibunya,mereka bnyk yg tdk ngonsumsi susu bagi anak2nya..
    Kecuali ASI yg cm 2 thn saja!!!

    Reply
Dian - a couple of years ago

Kalau ini memang benar, knp ngga d tuntut aja semua tempat produksi susu sapi d dunia? Kalau memang semuanya penipuan!!!!!

Reply
    Pram - a couple of years ago

    Kenapa produsen susu tidak menuntut “pencemaran nama baik” ini?

    Reply
      John - last year

      @Pram : karena produsen tidak merasa terancam dengan satu dokter ini. Masih dianggap ancaman tiada artinya.

      Reply
    positif - last year

    Klo kita mau asal tuntut, kenapa kita ga menuntut pabrik rokok yang jelas merusak dan ga ada mnfaatnya. jadi ini semua sebetulnya sudah ada “kepentingan” orang berduit agar perusahaan nya terus bertahan dengan dukungan petinggi2 yang megang kekuasaan. jadi, back to nature itu lebih baik. minum susu dari sapi nya 🙂

    Reply
    Joan - 10 months ago

    itu udah nyangkut politik sama kepentingan mbak, ga semudah itu nuntut semua. klo sepakat ambil baiknya, klo ga ya beli aj susu instannya.

    Reply
Leo T - a couple of years ago

Mantap , kalo bisa disebarluaskan keseluruh dunia

Reply
    Aji Setya - last year

    Dan kemudian semua pabrik susu di dunia pada gulung tikar

    Reply
      Indra - a few months ago

      Sampai 2 tahun boleh koq seperti keterangan di atas cuma setelah itu ada gizi yg seharusnya lebih penting selain susu karena sudah tumbuh Gigi semua, seperti anak saya tidak diberikan ASI hanya mengandalkan susu formula tapi lincah sekali anaknya…semoga membantu..

      Reply
krisma - a couple of years ago

Lalu apa yang harus dilakukan ibu2 yang tidak bisa kasi ASI sampai usia 2th? Meskipun sudah makan banyak,makan ini itu. Minum ini itu. Tapi asi yang keluar tetap sedikit sehingga bayi rewel terus.

Reply
Freezer - a couple of years ago

Ternyata oh ternyata… Baru ngeh kalo jargon susu = sehat ternyata hanya disuarakan oleh produsen susu sebagai bahasa marketing.

Reply
yaya unique - a couple of years ago

Anakku sangat susah makan,tentu saja penginnya g usah minum susu,biar makan yang padat,selain karena keterangan diatas,susu mahal booo?!tp apa boleh buat,drpada perutnya kosong melompong

Reply
Ferdi F - a couple of years ago

Saya penggemar susu dan produk susu lainnya. Jadi artikel ini sangat menarik untuk saya.

Setelah membaca artikel ini dan juga Googling tentang pola makan rekomendasi dr. Tan Shot Yen, menurut saya pola makan yang direkomendasi beliau sangat baik.

Namun jika kita hanya membaca dari 1 artikel saja tentang kebohongan manfaat susu tanpa membaca informasi lengkap diet yang dianjurkan, somehow agak misleading.

Thanks artikel nya.

Reply
fenny - a couple of years ago

Yaaaaa ampun…..ternyata eh ternyata

Reply
bandit - a couple of years ago

Akhirnya ada juga yang bisa jelasin secara ilmiah dan bukan karena dibayar oleh perusahaan hehehe

Reply
andhy - a couple of years ago

Thanks.
Sangat bermanfaat

Reply
R. Felix Hadi Mulyanto - a couple of years ago

Iya. Mungkin saya juga sudah termakan oleh iklan. Sehingga sampai usia 76 th lebih ini saya masih minum susu paling tidak 2 x sehari. Istri saya 74 th yg terkena stroke sdh hampir 5 th selalu saya kasih susu paling tidak 2 x sehari biar badannya agak gemuk dan sehat. Sehingga kami merasa “ada yg kurang” kalau belum minum susu. Memang ada pengeluaran extra setiap bulan untuk beli susu…….. Semoga tidak ada efek negatif dari susu yg kami konsumsi setiap hari.

Reply
    Nur Basuki Rachmanto - last year

    Semoga Bapak dan Ibu Felix tetap dilimpahi kesehatan dan tetap bisa bersama hingga masa tua dalam kebahagiaan. Amin.

    Reply
    Schan - 11 months ago

    Yth. bapak R.Felix H.M. tolong info yang diminum susu sapi SEGAR atau KALENG merek apa ,saya usia 62 th tidak minum susu , Firman Tuhan berjanji Aku akan bawa Umatku kenegeri yang berlimpah SUSU dan MADU nya,saya terispirasi bpk dg usia sepuh masih minum SUSU ,dan ibu yg.stroke 5 th.juga minum susu ,apa minumnya segar atau direbus, biasa oleh dokter penderita stroke dilarang minum susu krn mengandung kolesrerol,Terima kasih sebelumnya

    Reply
eka setiawati - a couple of years ago

Y dok…bnyk bgt terutama orang yg bnyk uang nya bil klu susu penting buat pertumbuhan anak nya,tp sy melihat pertumbuhan anak nya bdn jd gemuk kyk obesitas bayi jln lambat tp bnyk ibu2 bil minum susu bagus gmn tuh dok

Reply
wirastari marnoto - a couple of years ago

Bravo!!!

Reply
Nur M Ilyas - a couple of years ago

Hati2 lah bagi yg muslim karena perihal meminum susu disebutkan oleh alquran pada dua surat

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya (QS An Nahl : 66)

Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan (QS Al Mu’minum : 21)

Seperti pernyataan dr. Tan jangan kita telan mentah2 sebuah pernyataan tapi kita kaji kembali dengan berdasarkan alquran petunjuk yang langsung berasal dari pencipta susu

Kita wajib mempunyai pertanyaan mengapa alquran menyebutkan susu hewan ternak bersih, mudah ditelan dan memiliki banyak faedah

Jika susu formula diteliti dan hasilnya adalah buruk maka mungkin yg di maksud oleh allah dalam alquran adalah susu ternak tanpa di proses

Pertanyaannya sudahkah ada penelitian profesional (tanpa ada kepentingan)tentang susu segar yg tanpa proses mengenai kandungannya?

Reply
    Rina - a couple of years ago

    Menanggapi komentar ini, sy menelaah ttg kajian dlm alquran itu Mgkn bermaksud seperti ini, ” binatang saja menyusukan anaknya sendiri, shg kita sbg manusia bs mencontoh hal ini.”h

    Reply
    m_n - last year

    saya setuju pendapat anda, jika Allah sudah berkata baik, maka bagiku baik, memang agama tidak bisa diakal tapi bagiku agamaku itu benar.

    Reply
      azi - a couple of months ago

      benar, kembali dan berpegang pada yang benar

      Reply
    Faqir - last year

    Ente mufassir yah? Udah brp puluh tahun mendalami kalimat2 tuhan..jgn asal kutip kl bukan ahlinya, nanti malah justru mencoreng kalam suci tuhan, ane hargai niat ente..tp tidak dgn mengumbar kalimat tuhan yg ente sndiri tdk punya mandat secuil pun untuk menafsirkannya..

    Reply
      habib - last year

      Justru itu kita disuruh buat menafsirkannya, buat akal pikiran diberikan allah pikir donk,

      Reply
    azi - a couple of months ago

    terima kasih, saya baru tahu dalil tentang susu ini. saya setuju!

    Reply
irna putri saraswati - a couple of years ago

Dok saya mau tanya.. anak saya susah makan.. dimana kalau anak saya gag mau makan saya kencangkan susu nya.. susunya yg uht siap minum.. apa itu ada dampaknya?? Karena dari yg saya baca di atas dampak dari susu itu sendiri membahayakan..??

Reply
Alida Roulina Ciretia - a couple of years ago

That’s write

Reply
Tsu-Chan - a couple of years ago

saya minum 1 jerigen susu tiap 2 hari apakah itu salah?
bagaimana keju yang terbuat dari susu? apakah sehat?

Reply
anonim - a couple of years ago

mohon maaf sebelumnya karena saya ingin memberikan masukan, tulisannya cukup bagus dan benar2 sangat bermanfaat, namun saya menanggap kalimat pembukaannya yang bertujuan menerangkan seterang-terangnya bagi para pembaca awam bisa mengakibatkan orang tidak mau membaca sampai habis artikelnya di karenakan kalimat yang seakan di bolak balik atau di perpanjang, cobalah membuat kalimat yang lebih efektif (di persingkat, terbaca padat dan jelas, biarkan pikiran yang bekerja untuk menyerap nalar bacaan), dan sekali lagi maaf karena saya tidak bisa mencontohkan atau memperbaiki, semoga bermanfaat.

Reply
mimi - a couple of years ago

bayi aja minum susu, masa orang dewasa ga baik minum susu? susu itu yg paling cepat diserap oleh tubuh dan baik untuk penyembuhan sakit. baiknya minum susu segar karna kandungan nutrisinya lbh lengkap.

Reply
sri fitriyani - a couple of years ago

saya lagi penderita penyakit asma, masuk rumah sakit hampir tiap bulan dan penyakit ini sangat mengganggu sekali dalam hidup saya. bagaimana cara mengobatinya supaya hidup saya kembali normal dan bisa masuk mengajar lagi

Reply
sri fitriyani - a couple of years ago

mf sebelumnya dok, saya mau tanya bagaimana cara pola makan untuk penderika asma kronis?

Reply
sri fitriyani - a couple of years ago

dok saya mau tanya, apa pola makan bagi saya penderita asma

Reply
dr. Donny - last year

Trus, klo anak kita mau minum susu gmn dong?? masa dibiarin nangis2 minta susu?? hehee…. kembali ke masing2 aja lah… klo semua serba alami, kembali ke hutan aja kali ya? jd mulai dari 0 (nol) lagi… tidak terkontaminasi dengan produk2 sintetis dan iklan…. yang penting sekarang kita harus memiliki jiwa besar dalam menjalani hidup. hidup udah makin susah, jgn membuat makin susah dengan steatment orang lain…

Reply
    Tjakra - last year

    Maaf dok, bukannya justru karena tdk kembali ke alam makanya kita sakit..seharusnya anda mengerti bahwa kita sudah menyimpang, jadi benahi penyimpangan itu dgn kembali ke jalan yang benar. Bukan dengan jalan pembiaran, simpel, dan instan.Jiwa besar kita tunjukkan dengan memahami hidup yang benar, bukan berarti hidup di hutan kan kalau harus makan sayur.Lihat negara2 di eropa yg kurang lahan tanam dan hutan, tapi mereka berusaha makan sayuran secara baik dan mereka mampu mendapatkannya..hidup alami dalam dunia modern itu bisa kok..kalau anaknya nangis ya harus cari cara biar bisa berhenti.besok anaknya minta mobil sambil nangis, apakah harus beli mobil biar berhenti nangis?..

    Reply
      anton - last year

      makanan yang alami atau kodrati untuk saya masuk akal, apapun gelar pendidikannya klu tdk masuk akal saya, saya tidak ikuti, dokter doni ini lucu masa makan yang alami harus ke hutan wkwkwk, dari kata2 dia aja sy bs berkesimpulan dia bukan dokter yg gmn gitu..

      Reply
    Dr. michael - 11 months ago

    Benar it dok, alasan2 yg diumbar disini cuma dipilih-pilih dan diubah untuk mendukung statementnya dia, contohnya masalah antropologi, dia tdk mengungkap kalau tubuh manusia telah berevolusi untuk mencerna protein susu saking tingginya manfaat susu bagi manusia purbakala kalaupun dia berdalil ad org yg alergi trhdp susu it hanya menjadi bukti bahwa kemampuan mencerna susu adlh hasil seleksi alam, dan jg perihal penambahan bakteri dlm susu it sangat diperlukan dlm proses fermentasi dan yg ditambahkan it pun bakteri yg bermanfaat bagi tubuh yaitu bakteri lactobacilus. Sy hanya mengingatkan bahwa prestasi seorang dokter it dilihat dari brp nyawa yg dia selamatkan dan riset ap yg berhasil dia lakukan untuk ilmu pengetahuan bkn hanya mencari2 sensasi seakan2 dirinya anti mainstream.

    Reply
rosma - last year

jadi bingung disatu sisi ada benarnya disatu ada juga kekurangannya,klu masalh keuntungan ya jelas pabrik cari untung tapi ya udah lh

Reply
Cindy Resfalia - last year

Hahahaha, ini sih sebenernya cuma permainan kata aja, kayak yg ditanya “APAKAH SUSU SATU-SATUNYA SUMBER KALSIUM…..”
Mungkin maunya ditulis “Susu adalah SALAH SATU sumber kalsium….” begitu kali yah, haha.. ada2 aja, yang pasti kan kita udah sama-sama tahu kalau susu itu memang banyak kandungan manfaatnya baik buat kesehatan maupun kecantikan, nah salah satunya bisa mencegah penuaan dini kalau saya baca disini >> mymilk/com/articles-tips/fun-fact/susu-dapat-mencegah-penuaan-dini

Reply
Tyas - last year

Kalau menurut saya tidak ada salahnya minum susu, tapi sesuai dengan jumlah yg dibutuhkan oleh tubuh baiknya sekitar 300-500mg/ hari (kalsium). Yang saya tangkap dalam artikel ini susu yg terbaik untuk anak manusia adalah ASI yg kandungannya sudah pasti lbh baik dr susu apapun. Benar juga, apa tidak merasa aneh ‘susu yg bentuknya sudah cair untuk apa dipadatkan dijadikan bubuk, pdhl dikonsumsinya nanti dicairkan lagi’, mgkn lebih baik susu UHT atau susu segarlah pilihan yg lebih baik. Lagipula kandungan yang ada dalam susu semua dapat diperoleh dr makanan yang sehat. Terkadang banyak orangtua yg salah kaprah beranggapan bahwa “anak saya tidak mau makan, jadi gizinya sudah cukup dengan minum susu”. Fungsi susu adalah sebagai asupan pendamping, bukan asupan pokok (kecuali anak dibawah 6 bulan yg membutuhkan ASI). Saya tidak melarang keluarga saya minum susu, saya lebih suka keluarga saya terutama anak saya untuk makan makanan bergizi drpd minum susu banyak2.

Reply
nakir - last year

Yaa… kita korban iklan, sehingga apa yg disampaikan pasti benarnya… sebaiknya alami saja yaa

Reply
riky hermawan - last year

karena Rasulullah juga minum susu..maka qt sbg umat muslim jg wajib meminum nya ..pasti bermanfaat 🙂 … komentar selesai..

Reply
    Fadil - last year

    Rasulullah minumnya susu kambing bro, kalo rajin cari info sebenernya orang israel juga konsumsi susu kambing bukannya sapi..

    Reply
nandar - last year

Yg jelas kalo susu yg udah diproses memang meragukan sih…. tp mungkin kalo yg langsung dari perahannya bagus bagus saja asal jangan berlebihan….

Reply
Ray - last year

dr. Tan

Ini berlaku sama ya untuk susu kambing? karena kalau saya lihat banyak referensi susu kambing ini (susu murni) yang juga seperti nya sangat bagus.

Thank You 🙂

Reply
Hana - last year

Sangat bermanfaat infonya,

Reply
Nur Basuki Rachmanto - last year

Kita tetap harus menyikapinya secara bijaksana. Bilamana tidak ada lagi alternatif lain, misalkan produksi asi ibu tidak lancar, barangkali susu hewani bisa menjadi pengganti yang berguna. Bahkan dalam masyarakat Jawa, seringkali pula digunakan air tajin (air rebusan beras) manakala asi tidak mencukupi, dan nyatanya anak juga bisa tumbuh kembang dengan baik. Yang terbaik memang adalah ASI bagi anak-anak, namun alam menyediakan pula sarana pengganti yang berguna manakala itu tidak tersedia. Sebagai contoh, di lingkungan yang terpencil, dokter menggunakan air kelapa sebagai pengganti cairan infus karena sulitnya memperolehnya. Tentunya hal itu tidak perlu dilakukan apabila semua yang kita butuhkan secara normal tersedia.

Reply
mustaqim teguh - last year

Baginda Nabi Muhammad saw menyukai susu kambing. Mungkin perlu dikaji tentang kebaikan susu kambing.
Sedangkan yg dbincangkn oleh pakar adl susu sapi. Tentunya ada perbedaan hasil.
Saya pun pernah brkesempatn minum susu langsung dr pternakn d bogor. Stlh minum, dada terasa hangat. Rupanya brmanfaat utk ksehatn paru2.
Terima kasih …

Reply
Isnandya Dhaniel Gallanta - last year

Silahkan lihat post lain yg judulnya “4 sehat 5 sempuna” disitu banyak kerancuan dengan artikel ini contoh kutipan berikut : “Terakhir adalah susu yang berfungsi sebagai pelengkap. -Bla Bla Bla- . Anda bisa meminum susu setelah anda makan karena susu mengandung berbagai macam zat yang sangat berguna untuk tubuh.” Di kalimat terakhir saya ngerasa yg bikin artikel ini plin plan, bukannya saya pro susu tapi jika dilihat dari logika memang ada benarnya terimakasih

Reply
Dienz - last year

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya” (QS. An Nahl : 66)

Dalam ayat ini disebutkan al an’am, binatang ternak secara umum. Dalam prakteknya, Rasulullah pernah minum susu onta, kambing dan juga sapi. Bahkan secara khusus, beliau menganjurkan umatnya untuk minum susu sapi.

فَعَلَيْكُمْ بِأَلْبَانِ الْبَقَرِ فَإِنَّهَا تَرُمُّ مِنْ كُلِّ الشَّجَرِ

“Hendaklah kalian minum susu sapi karena ia makan dari setiap pohon” (HR. Ahmad, Hakim dan Ibnu Hibban; shahih)
“Saya lebih percaya Al – Qur’an dan Hadits. Itu dokter dpt ilmu dr mana? Tuhan dan Rosul aja menganjurkan minum susu dr binatang ternak.

Reply
    Hamba allah - last year

    Susu segar murni memang bermanfaat bagi tubuh. Orang-orang di negara maju juga sudah mulai beralih ke susu sapi mentah yg langsung diminum setelah diperah tanpa melalui proses apapun, sebagaimana yg dianjurkan oleh Quran dan Hadits. Susu yg dikritik dalam artikel ini adalah susu bubuk dan susu cair komersil dalam kemasan yg biasa dijual di supermarket. Saya percaya agama dan pengetahuan itu sejalan, oleh karena itu saya selalu berusaha mengkaji serta merenungi ilmu agama yg tampak bertentangan dgn pengetahuan modern dan enggan berprasangka serta cepat men-judge ilmu pengetahuan yg sekilas seperti menentang agama.

    Reply
Dr. Rafi - last year

Banyak kali cerita kalian sok paling tau menurut penelitian susu itu sehat. Aku aja ngent*t minum susu gantung

Reply
Shane - last year

Gak ush ribut siih..yg mw ikuti silahkan..yg gak ya gak usah..mungkin dokter ini hanya memberitahu ilmu yg dia tau..simple kan…pisss all..mksh sblmnya infonya dok…

Reply
Putri - last year

Waduh..agak susah juga ini klo mesti susu murni langsung dr hewan ternaknya.. masalahnya lokasi rumah sekelilingnya pabrik industri.. bukn peternakan.. mana anak doyan bgt susu.. gimna dong nih.. pingin ttp minum susu..

Reply
donny - last year

Kembali ke alam yg penting … tapi ada benarnya ajaran dr.tan … utk ajaran nya makan sayur/buah mentah telah sy jalankan selama 4 tahun ini ditambah latihan meditasi dan olahraga teratur. Tapi sy juga kadang minum susu kambing dan nikmati makan diluar dengan porsi sedikit saja dan lebih byk rawfood nya. Kenyataan yg sy rasakan selama 4 tahun ini sy hanya 2x sakit flu ringan dan tidak perlu kedokter cukup hy istirahat. Intinya jadikan makanan mu sbg obatmu. Kembali ke sunatullah dan hukum alam. Nabi adam diturunkan ke bumi tidak bawa kompor dan alat masak sehingga beliau bisa berumur sgt panjang dengan makan yg disedikan alam spt sayur dan buah. Bila kita bisa berfikir dgn baik pasti mengerti dgn jumlah gigi yg kita miliki sdh mencerminkan prosentasi makanan2 apa saja yg bisa kita makan. Contohnya beras … itu merupakan makanan kebudayaan bila pd zaman nabi adam apakah manusia mau makan beras toh kita tidak memiliki tembolok bukan. Tuhan telah menciptakan manusia secara sempurna dan lengkap dengan fungsinya masing2 kita tinggal belajar memahaminya dan kembali ke alam.

Reply
radhan - last year

Kalau mau berfikir dengan benar. Memang namanya manusia apa saja di makan. Bayi sapi minum susu dewasa sudah makan rumput nggak kayak kita kecil menyusu udah dewasa tambah minta susu. Haha…

Reply
mudjilah - last year

apa yg ditulis para komentator semua benar dan sah2 saja. menurut argumennya sendiri tentunya. memang Tuhan memberi otak pada kita ini untuk berpikir dan menemukan argumen yg sesuai pengetahuan dipikiran masing2. dr Than membuat artikel ini sesuai ilmu kedokteran tentunya.kita gak usah merasa sok tahu
.karena pengetahuan kita terbatas. masih ada yg lebih MAHA TAHU dan kita dah ngerti semua

Reply
Dr. Kutai - 11 months ago

Susu perawan itu baru sehats

Reply
Boby - 11 months ago

Yaaaah .bukannya maksud nya gak percaya .tapi ini sungguh2 HOAX atau tidak benar adanya.
Bagi yg muslim .mungkin anda pernah mendengar cerita nabi muhammad dri guru TPA kalian dulu (bagi yg pernah TPA) . Sedangkan nabi muhammad suka dgn minum susu kambing dan susu onta. Lah ini malah di bilang cuma asih doang .terus dulu ada rumor minum susu kambing atau makan daging kambing bisa kolestrol.rpi nyatanyaada pemelitian kalo kambing gak bikin kolestrol tuh .nabi juga demen makan kambing domba .waaaah berita hoax jgn d percayak .
Makasih .cuma ngasih tau seadanya yg saya tau aja.

Reply
dokter2an - 11 months ago

Nabi minum susu kambing, onta, jdnya sehaat. Ente minum opaltin, susu kental, susu bubuk, mo sehaaat?

Bgini, Tuhan sgt baik dg menyediakan kebutuhan di sekitar kita. Tinggal kita telen, gausah pake diawetin, kasi msg, dll. Karbo yang masuk, sesuai dg yang kita perluin. Kl berlebih, jdnya buncit, trus penyakitan.
Tapi gmana dong, kan dah byk polusi? Lha polusi kan ente2 jg yang bikin.
Yang instan kan enak- iya enak skr, abis itu isdot.
Jd hrs hidup di hutan dong? Ya emang.
Mau? Engga kan.
Trus debat ttg sehat? Kelaut ajee

Reply
reza - 11 months ago

artikel ini mengarah ke pembodohan, atas dasar apa menilai susu itu ada manfaat yg bohong ? caba paparkan data yg real sebuah jurnal atau data valid penelitian dimana letak susu yg tidak berguna bagi manusia asal konsumsi susu ideal tidak berlebihan, asal tau aja negara indonesa konsumsi susunya sangat” rendah dari pada negara asean lainnya, bahkan dunia, per tahun rata” konsumsi 12 liter susu, susu itu benar” bermanfaat selagi tidak di campuri bahan lainnya, salam mahasiswa peternakan universitas brawijaya, be a smart people guys

Reply
Lord Insan - 10 months ago

Semua ada manfaatnya, semua juga ada efek positif dan negatifnya, asupan apa yang ga ada efek negatifnya?? semua asupan klo dimakakan/diminum pada waktu yang tidak tepat, atau berlebihan juga menimbulkan efek negatif

tergantung kita cara mengkonsumsi, kalo dari artikel ini menjawab apakah perlu minum susu bukan ASI anak sudah berumur 3 tahun, jawabannya perlu tapi tidak harus
dari sisi kesehatan , mungkin penjelasan dari dokter, tapi menurut saya mungkin perlu sebagai makanan penunjang, disaat kita males makan/ga bisa makan, atau kebutuhan gizinya kurang, klo dari sisi ekonomi, klo anak harus, dan harus minum susu mungkin orang tua nya pusing cari duitnya 😀 XD

Reply
WASAS - 9 months ago

TERTLEPAS DARI MANFAAT ATAU KANDUNGAN SUSU DR TAN SUDAH SESAT DALAM MENJELASKAN MASALAH MANFAAT SUSU,,

Reply
Ronnie Cornelisz - 9 months ago

Whatever.

Sejak kecil minum susu, sekarang masih minum susu. Jalankan saja yang kita yakin benar. Tidak ada yang mutlak, kecuali bersumber dari kitab suci.

Reply
mizan al aqaid - 8 months ago

afwan. tapi susu adalah minuman favorit Nabi Muhammad

Reply
ghatut - 8 months ago

kalok susu sapi murni buat perawatan wajah seperti masker gimana bahaya atau ngak terimakasih

Reply
Aida shaliza - 7 months ago

Apa efek kanak-kanak minum susu orang dewasa seperti susu Appetton 60 tahun ke atas

Reply
adi pamungkas - 7 months ago

Gak usah pada berdebat , kita ambil kesimpulannya aja dalem arti kita ambil positif yang negatif kita buang , terimakasih

Reply
Aulia - 7 months ago

maaf saya sebagai dokter hewan mau memberi masukan terhadap artikel ini.saya kurang stuju dan kesannya artikel ini masyrakat tidak dianjurkan untuk minum susu. padahal susu sapi apalagi susu murni itu penyerapanya lebih cepat dan perubahan menjadi lemak sedkit. susu sapi mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan anak. konsumsi berlebih pada usia 50 keatas sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan kadar lemak. minum susu tidak menyebabkan penyakit asma. penderita asma boleh saja minum susu. minum susu langsung dari hewannya tidak dianjurkan, karena bakteri yang belum mati dan masih berkembang dapat menyebabkan diare saat itu juga. pemanasan 60 derajat tidak merusak zat susu, pemanasan membantu menghambat bakteri untuk berkembang biak nama istilahnya dipasteurisasi. cermati yang ada akan tulis. jangan sembarangan mengkotak pikiran seseorang dengan tulisan anda. ada baiknnya pembaca mencari tau lebih lanjut dan jangan mudah percaya dengan suatu ilmu yang diberikan, itu akan membuat akal anda lebih maju. sekian

Reply
febry istyanto - a few months ago

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.
(Qs An-Nahl [16] : 114)

Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.
(Qs An-Nahl [16] : 66)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada satupun makanan yang bisa menggantikan makanan dan minuman melebihi susu”.(HR Sahih Tirmidzi no 3455)

Alhamdulillah saya Islam dan saya percaya bahwasannya susu secara umum merupakan minuman yang menyehatkan dan bergizi bagi umat manusia. salam Febry Istyanto,S.KM

Reply
Yuki - a few months ago

Minum susu boleh tapi jngn jadikan susu sbagai konsumsi pokok, susu sebagai pelengkap, sember kalsium dan protein bukan hanya dari susu sja, bnyak orang suka susu karena rasanya manis dan gurih, jika anda tidak suka ya jngan minum. Dan memang suau baik untuk kesehatan asal kita juga mengkonsumsi makanan lain yg banyak gizinya, pola hidup, dan gaya hidup sehat sudah lebih dari cukup. Thanks

Reply
Resky - last month

tanya dok.. kita kan dari dulu udah mengenal istilah 4 sehat 5 sempurna.. nah salah 1 nya itu kan minum susu…. lalu yg di mksud tersebut susu apa ya dok ? pdahal kita sudah dewasa sudah lebih umur 2 thun apa harus minum ASI juga ?? 🙂
tolong di jawab dok 🙂

Reply

Leave a Reply: